Lihatlah
kelakuan murid jaman sekarang. Sudah mulai berani kurang ajar sama
guru. kenapa? karena guru sudah tak punya taring lagi untuk memarahi dan
menghukum guru. Takut di penjara !!
Masih
segar dalam ingatkan kita tentang seorang Guru di Makassar yang di
Penjara Karena Mencubit Siswanya. Dan juga seorang guru di Sulawesi
Selatan harus merasakan dinginnya sel penjara usai mendapat laporan dari
orangtua siswa karena memotong rambut seorang siswa laki-laki.
Agak
miris memang, kok mudah sekali orang tua naik pitam lalu memperkarakan
guru ke ranah hukum hanya karena hal-hal yang boleh jadi tidak begitu
krusial. Beda sekali dengan orang tua - orang tua jaman dulu..
Saya
ingat betul, ketika saya sekolah dan dicubit sampai telinga saya merah,
lalu mengadu ke bapak. Beliau malah bilang, "Itu salah kamu! Guru
memberikan hukuman pasti karena melihat ada tindak dan sikapmu yang
tidak benar!" Mendengar jawaban itu, saya tertunduk lesu.
Ketika
sekolah, saya juga pernah mendapatkan pukulan di tangan karena kuku
saya panjang. Lupa memotongnya. Ketika tangan saya diperiksa, di balik
kuku-kuku saya ada yang hitam-hitam, kotor karena saya suka bermain
tanah. Jadilah tangan saya dipukul hingga tiga kali menggunakan
penggaris kayu yang panjang itu. Sakit, tentu saja. Merah. Sedikit agak
lebam. Saya ceritakan semuanya ke orang tua. Apa jawaban mereka?
"Makanya, lain kali kukunya dibersihkan. Jadi orang kok jorok banget.
Kuku kotor itu sumber penyakit!" Duh! Bukannya dibela malah diomelin.
Pernah
juga, saya tidak lolos pemeriksaan rambut. Kelewat panjang sampai
menutup sebagian telinga dan menyentuh kerah baju. Saya dipanggil ke
kantor, dinasihati banyak hal, kemudian dipangkas berantakan oleh guru
olah raga. Sebelah kiri dipangkas habis, sedangkan sebelah kanan
dibiarkan. Alamak, jangan kalian bayangkan. Itu pasti jelek sekali.
Dan ketika sampai di rumah, saya malah ditertawakan oleh bapak dan ibu
saya. Kata mereka, saya lucu dengan potongan rambut demikian. Aih..
Lagi-lagi saya nggak dapat pembelaan.
Beda
sekali kan dengan orang tua jaman sekarang yang mudah sekali naik pitam
dan sebentar-sebentar melaporkan guru anaknya ke polisi karena ini dan
itu. Jika guru menghukum, pasti ada sikap atau tingkah anak kita yang
tidak benar.
Guru
melakukan itu semua, menghukum siswa, adalah untuk memberikan pelajaran
dan pembentukan karakter. Dan kalau anak kita dihukum, maka lihat
saja, efek yang ditimbulkan bahaya atau tidak? Jika hanya dicubit atau
dicukur, itu kan nggak bahaya. Jadi, tidak perlu berlebihan. Agar apa?
Supaya anak kita sadar bahwa ada sikapnya yang salah dan harus
diperbaiki. Anak itu tidak melulu harus dituruti semua kemauannya. Tidak
melulu harus dimanja.
Hukuman
itu ada gunanya agar anak kita bisa mandiri dan semakin paham mana yang
benar dan mana yang salah. Mereka akan dewasa dan menjalani
kehidupannya sendiri kelak, maka memanjakan atau menuruti semua
kemauannya adalah hal bodoh yang seharusnya tidak dilakukan.
Gimana menurut anda? Lebih baik sikap orangtua yang dulu apa sekarang?
Belum ada tanggapan untuk "Beginilah Jika Guru Takut Sama Murid "
Post a Comment